Minggu, 28 Okt 2018
Hari Minggu Biasa XXX
Yer. 31:7-9; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; Ibr. 5:1-6; Mrk. 10:4h6-52
Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang buta itu: "Rabuni, supaya aku dapat melihat!"
Perjumpaan dengan Tuhan itu mengubah. Membuat yang semula gelap (karena tidak dapat melihat, alias buta) menjadi terang (karena bisa melihat). Itulah yang dialami oleh Bartimeus. Semula, ia adalah seorang buta. Namun, berkat perjumpaannya dengan Yesus, ia disembuhkan. Hidupnya yang semula serba gelap, kini menjadi terang. Tentu, perjumpaan yang dimaksud bukan sekedar perjumpaan biasa, tetapi perjumpaan penuh iman. Bartimeus sungguh beriman pada Yesus sehingga hidupnya yang serba gelap dan hitam, diubah menjadi terang. Demikian pulalah bagi kita. Perjumpaan yang sejati dengan Tuhan, entah melalui doa, Ekaristi, dll, juga mengubah hidup kita. Membuat pandangan dan penilaian yang semula negatif/buruk tentang diri sendiri dan orang lain, menjadi lebih positif dan penuh pengharapan. Bagaimana kalau kenyataannya orang lain tersebut memang mempunyai sifat dan perilaku yang menurut kita negatif? Perjumpaan dengan Tuhan tetap akan membuat kita melihat yang positif. Pertama, kita akan disadarkan bahwa setiap orang, termasuk kita, mempunyai kelemahan dan hal-hal negatif. Bahkan mungkin lebih besar dan serius. Bukanlah Yesus juga pernah mengingatkan kita, "Mengapa engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di matamu tidak kamu lihat" (Mat 7,3). Kedua, kita juga akan disadarkan bahwa kita melihat yang negatif dalam diri saudara kita karena kita memang hanya fokus untuk melihat yang serba negatif itu. Banyak yang hal baik dan positif dalam dirinya kita abaikan. Ketiga, kita akan diajak oleh Tuhan untuk berharap dan membantu agar saudara kita itu dapat berubah menjadi lebih baik. Ketiga hal tersebut akan membuat kita mampu meneladan Tuhan sendiri: Ia membenci dosa dan kejahatan, tetapi tetap menyayangi orang berdosa dan membantunya (= memberinya rahmat) untuk berubah menjadi lebih baik.
Doa: Tuhan, semoga perjumpaan-perjumpaan kami dengan-Mu semakin mampu mengubah hidup kami agar setelah menerima terang dari-Mu, kami pun mampu menjadi terang bagi sesama. Amin. -agawpr-
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar