Renungan Katolik Bahasa Kasih
Kamis, 04 Oktober 2018
St. Fransiskus dari Assisi
Ayb 19:21-27
Mzm 27:7-9,13-14
Luk 10:1-12
YOU CAN DO IT
Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Luk 10:6
Ketika kita menjadi pewarta sabda-Nya, ada orang yang menerima dengan mudah, namun ada pula yang tidak. Sama seperti kehidupan kita yang tidak selalu berjalan mulus. Tetapi tak perlu berkecil hati dan tidak menyerah untuk menjadi perpanjangan tangan kasih-Nya, karena Tuhan memberikan peneguhan lewat firman di atas.
Saya punya pengalaman pribadi tentang hal itu. Awalnya saya diterima baik di lingkungan kerja saya. Tetapi lambat laun, seorang teman merasa dirinya terancam dengan keberadaan saya. Sejak itu, ia terlihat begitu sensitif dan semua yang saya lakukan terlihat salah di matanya. Saya sempat berpikir kalau teman ini tidak pernah mengizinkan orang lain lebih baik dari dirinya.
Puji Tuhan, hal itu tidak berlangsung lama dan tidak membuat saya menyerah. Saya tetap memberikan yang terbaik yang saya bisa. Atasan sayapun memberi dukungan pada saya agar hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi saya untuk tetap bekerja dengan baik.
Teruslah berusaha jika apa yang Anda lakukan tidak dihargai oleh orang-orang di sekitar. Masih banyak orang di luar sana yang membutuhkan Anda, seperti halnya Tuhan membutuhkan Anda untuk bekerja di ladang-Nya lewat kehidupan sehari-hari. Jadi, daripada membuang waktu percuma hanya memikirkan orang yang tidak layak dipikirkan, lebih baik mengembangkan diri agar dapat mempersembahkan yang terbaik untuk-Nya. (Cr)
Masihkah saya takut terhadap hambatan yang ada di hadapan saya?
With GOD, I can do it and give my best.
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar