Sabtu, 27 Oktober 2018

Renungan Katolik Bahasa Kasih
Minggu, 28 Oktober 2018

Hari Minggu Biasa XXX

Yer 31:7-9
Mzm 126:1-6
Ibr 5:1-6
Mrk 10:46-52

NGOTOT = BERIMAN?

Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?  Rabuni, supaya aku dapat melihat! Mrk 10:51

Kerabat seorang teman menderita penyakit yang sulit disembuhkan. Kondisi fisik secara medis memperkuat diagnosis bahwa ia mengalami peradangan pada otaknya. Dalam waktu yang sangat singkat, peradangan yang dialami mengarah ke kanker.

Kenyataan pahit itu sangat sulit diterima oleh keluarga mengingat usianya masih sangat muda dan masih banyak cita-cita yang ingin digapai dalam hidupnya. Sedih dan tidak siap menjadi perasaan dominan yang dirasakan. Apalagi, rasio pasien bertahan hidup dengan kondisi sakit seperti itu sangat kecil.

Setelah tahu kondisinya, ia terus-menerus berdoa, mencari kesembuhan ke sana ke mari dengan 'ngotot." Berbagai pengobatan yang disarankan dicobanya. Usaha dan uang banyak dihabiskan untuk pengobatannya, bahkan banyak keluarga dan rekan yang turut membantu penggalangan dana agar bisa terus menyemangati dan berusaha untuk menyembuhkannya.

Namun karena kondisi sakitnya yang tak kunjung membaik, ia mulai protes kepada Sang Pemberi kehidupan atas apa yang harus dialaminya, sekaligus berubah menjadi pribadi yang sulit dihadapi. Ia jadi sering marah-marah kepada orang-orang di sekelilingnya dan menjauhi orang yang berusaha memberi perhatian dan penghiburan kepadanya. Menganggap doa-doa yang disampaikan dan segala upaya bantuan untuk kesembuhan tidaklah berguna. Beberapa waktu kemudian, ia tetap harus pergi meninggalkan dunia ini.

Dalam hidup kita, apakah kita terus berdoa dan berjuang jika mengalami kesulitan hidup? Apakah iman kita akan luntur ketika apa yang kita doakan tidak terjadi? (Md)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar