Renungan Katolik Bahasa Kasih
Sabtu, 27 Oktober 2018
Ef 4:7-16
Mzm 122:1-5
Luk 13:1-9
KURBAN PELAYANAN
Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. Ef 4:16
Ada yang berpendapat bahwa sebaiknya seorang dalam pelayanan mampu melakukan banyak hal agar saat dibutuhkan dalam bentuk pelayanan apapun, dapat menjadi orang yang siap untuk melakukannya. Menurut saya, pendapat ini tidak salah. Namun semua kembali kepada pilihan, dan yang terpenting adalah kita melakukannya dengan kerelaan hati. Tidak masalah juga melakukan pelayanan hanya sesuai dengan talenta yang Tuhan anugerahkan.
Pertanyaannya : Harus memilih yang mana? Manakah yang lebih baik?
Saya pribadi lebih memilih untuk melayani sesuai dengan talenta yang saya miliki. Hal ini bukan berarti saya melayani karena kesenangan pribadi. Namun di sisi lain saya menyadari bahwa kita perlu tetap bersedia ketika diminta membantu sesuatu yang lain dan berusaha untuk memberikan yang terbaik. Yang terpenting, saat kita melayani Tuhan, haruslah ada "kurban" yang kita persembahkan kepada-Nya.
Jika memilih untuk memberi banyak, lakukan dengan sepenuh hati dan penuh kerelaan, dan Tuhan akan memberikan kelimpahan sesuai yang diperlukan. Jika memilih untuk memberi sedikit, lakukan juga dengan sepenuh hati dan dengan kualitas yang terbaik bagi Tuhan.
Mari kita persembahkan "lembu yang tambun" untuk Tuhan, maka Tuhan akan bersukacita menerimanya. Dan Tuhan akan memberikan upah yang sama kepada setiap pekerja-Nya, karena Ia adalah Tuhan yang murah hati. (In)
Tuhan, mampukan saya untuk memberikan yang terbaik bagi-Mu dalam setiap persembahan yang saya bawa kepada-Mu
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar