Renungan Katolik Bahasa Kasih
Senin, 29 Oktober 2018
Ef 4:32 -- 5:8
Mzm 1:1-4,6
Luk 13:10-17
POSITIF DALAM BERKOMENTAR
Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? Luk 13:15
Di era media sosial sekarang ini, bisa dikatakan hampir semua hal dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan hanya dengan kedua jempol tangan kita. Hal positif ataupun negatif menjadi biasa dilakukan karena semuanya semudah menggerakkan jempol.
Banyak orang yang dengan mudahnya menyebarkan kebencian melalui media sosial. Banyak pula yang dengan mudah mengetik komentar negatif terhadap orang lain seolah dirinyalah yang terbaik dan terhebat. Kitapun menjadi terbiasa menilai orang lain dengan cepat, hanya berdasarkan apa yang terlihat di media sosial. Tanpa kita sadari, kitapun bisa jatuh dalam mengadili dan menyalahkan orang lain, serta merasa diri lebih baik atau bahkan paling benar.
Keadaan seperti itu bahkan terjadi hampir di semua usia. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Kita menjadi sangat sulit untuk menilai diri sendiri dan introspeksi diri.
Hal tersebut yang ditegur keras melalui Injil hari ini. Yesus menampar keras orang-orang munafik yang dengan mudah berkomentar dan menyalahkan orang lain tanpa sadar bahwa dirinyapun telah melakukan hal yang sama.
Teman, apakah kita termasuk dalam kaum era digital dengan _ponsel_ pintar di tangan kita hampir setiap waktu? Lantas apakah kita juga termasuk dalam kelompok yang dengan mudah berkomentar negatif? Alangkah indahnya bila kita lebih memilih untuk diam dan menilai diri sendiri sebelum menilai orang lain. (Ve)
Bagaimana sikap saya menghadapi banyak hal yang tidak sesuai dengan standar saya?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar