Jumat, 12 Oktober 2018

#renungan

*YANG BERBAHAGIA*

Sabtu 13 Okt 2018

_`Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya. (Luk11-28)_


Bunda Maria bisa disebut `yang berbahagia` karena dia mengandung `Sabda Allah`, mendengarkan sabda-Nya dan melaksanakannya dalam seluruh kehidupannya.

Sebaliknya, kita mungkin tidak hidup dari sabda-Nya, sehingga kita mudah menjadi cemas dan gelisah.

Marilah di bulan Rosario ini, kita belajar dari Bunda Maria.

Melalui Bunda Maria, Allah memulai karya penyelamatan-Nya.

Dia mengutus Yesus ke dalam dunia.

Oleh karena itu, Bunda Maria menjaga Putera-Nya hingga wafat di kayu salib.

Penderitaan Yesus adalah ujian iman yang berat bagi Maria, namun dengan penuh kerendahan hati Bunda Maria berserah kepada Allah,
`Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu` (Luk 1:38).

Kekuatan Bunda Maria dalam jalan salib-Nya adalah kepercayaan-Nya kepada `Sabda Allah`.

Kata Yesus, `Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya` (Luk 8:21).

Bunda Maria adalah pelaku sabda Allah yang sempurna di hadapan Allah.

Oleh karena itu, Yesus menyerahkan ibu-Nya sebagai ibu kita.

Dia yang mengerti artinya kesedihan, duka cita, penderitaan, dianiaya, ditolak, diremehkan, dicaci-maki, diolok-olok, disakiti, dsb.

Semoga berkat doa Bunda Maria kita menjadi `yang berbahagia` karena hidup menurut `Sabda Allah`.

Santa Maria Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati.

*_Sr. M. Sesilia L., P.Karm_*

Sabtu 13 Okt 2018
Gal 3:22-29; Mzm 105:2-7; Luk 11:27-28

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar