Selasa, 16 Okt 2018
Pekan Biasa XXVIII
Gal. 4:31b - 5:6; Mzm. 119:41,43,44,45,47,48; Luk. 11:37-41.
"Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan"
Orang-orang Farisi termasuk golongan yang seringkali memusuhi Yesus dan para murid (Luk 6,1-11). Namun, ketika salah seorang dari antara mereka mengundang Yesus untuk datang ke rumahnya, Yesus tetap bersedia datang. Bahkan, Ia berkenan menikmati hidangan atau perjamuan yang disediakan. Hal ini menegaskan bahwa sebenarnya Yesus itu selalu siap untuk kita. Kapan pun kita mengundang-Nya, Ia pasti dan selalu berkenan hadir. Ia memang diutus Bapa nutuk menjadi manusia dan hadir di dunia ini untuk kita. Ia sendiri telah mengatakan, "Di mana dua tau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, Aku hadur di tengah-tengah mereka". Jangankan kita yang mengundang-Nya, wong diundang oleh orang Farisi yang seringkali memusuhi, mencobai dan menjebak serta mencari-cari kesalahan-Nya saja, Yesus tetap berkenan hadir. Oleh karena itu, sebagaimana Tuhan juga senantiasa mengundang kita dan menghidangkan jamuan tubuh dan darah-Nya sendiri dalam perjamuan Ekaristi, marilah kita juga tidak ragu-ragu untuk mengundang-Nya hadir dalam setiap peristiwa kehidupan kita.
Doa: Ya, Tuhan datanglah selalu dalam setiap peristiwa hidup kami agar kami senantiasa mengalami pertolongan dan penyelamatan-Mu. Amin. agawpr-
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar