Minggu, 18 November 2018

Aku Bangga Jadi Katolik
(RD Josep Susanto)

Dalam renungan kali ini saya akan menawarkan 3 point yang bisa Anda renungkan.

Pertama:
Hebatnya Penanggalan Liturgi Katolik.

Tahukah Anda bahwa Gereja Katolik di seluruh dunia mempunyai bacaan yang SAMA dalam Perayaan Ekaristi harian maupun Misa Minggu?

Nah saya mau perkenalkan yang lebih hebat dari sekedar SAMA doang.

Kalau kita perhatikan baik-baik, penanggalan liturgi seperti DIARI atau RUTE PERJALANAN kita yang dari hari ke hari MENUNTUN kita umat beriman untuk menghayati MISTERI HIDUP YESUS KRISTUS, dari kelahiranNya sampai wafatNya.

Tuntun bagaimana maksudnya Mo?

Perhatikan deh, misalnya bacaan Minggu ini sampai nanti akhir November, bacaan Misa menuntun kita dengan bacaan-bacaan dari Kitab Daniel 7 dan Daniel 8 serta Kitab Wahyu, yang isinya tentang hal-hal yang terjadi di saat Kristus hadir, di mana Allah mengokohkan kemuliaan dan kekuasaanNya di bumi.

Tema-tema seperti ini mempersiapkan kita memasuki masa Advent, di mana kita dipersiapkan lebih serius lagi akan kedatangan Tuhan.

Nah bacaan bacaan Misa masa Advent juga unik, yaitu warta nabi Yesaya, Yeremia, sampai Kidung Agung. Ketiganya berbicara tentang kedatangan Allah yang semakin dekat.

Puncaknya nanti pada bacaan Natal di mana kedatangan Allah di dunia sungguh sungguh terjadi pada bayi Kristus.

Kedua:
Kitab Wahyu dan Daniel itu bergaya bahasa APOKALIPTIK. Artinya mengungkap selubung / rahasia surga.

Banyak umat katolik cuma tahu bahasa apokaliptik cuma tentang akhir jaman, gempa bumi, kelaparan. Padahal bukan cuma itu.

Contohnya dalam bacaan Daniel 12 yang kita dengan dalam bacaan pertama hari Minggu 18 November ini.

Di situ diungkap SIAPA NANTI YANG BISA BERTAHAN?

Dikatakan pada akhir jaman, orang mati akan dibangkitkan. Sebagian akan memperoleh hidup abadi, sebagian lagi akan dimasukkan dalam hukuman abadi.

Nah orang yang memperoleh hidup abadi dikatakan begini:

ORANG BIJAKSANA akan bercahaya seperti cahaya cakrawala.

ORANG YANG MENUNTUN ORANG PADA KEBENARAN akan bercahaya seperti bintang.

KETIGA:
Pesan Bacaan hari ini

Kata ORANG BIJAKSANA adalah ajakan untuk kita secara PRIBADI sebagai orang beriman untuk hidup bijaksana.

Bijaksana artinya
TAHU tentang KEBENARAN,
BERPIKIR tentang KEBENARAN
MELAKUKAN perbuatan KEBENARAN
HIDUP dalam KEBENARAN.

Bijaksana artinya bisa berpikir panjang sebelum berbicara, bersikap dan bertindak.

Berpikir apakah tindakan kita akan menyakiti orang lain atau membawa suka cita bagi diriku dan orang lain?

Orang bijak mampu menimbang dan mengambil keputusan yang tepat. Itu salah satu ciri orang bijak.

TETAPI ternyata kita tidak diajak untuk jadi bijak, suci, baik SEORANG DIRI saja.

Dari bacaan pertama di atas kita diajak untuk bisa MENUNTUN dan MEMBAWA orang lain pada KEBENARAN.

Itulah tugas dan kewajiban kita sebagai pengikut Kristus.

Selamat Hari Minggu Kawan.
Misa Pagi dan Kotbah Rm Jo di Kapel Carolus.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar