Selasa, 06 November 2018

Belajar Membuat Renungan Dari Yesus (bagian 3 dari 4)
(RD Josep Susanto)

Ciri ketiga dari pengajaran Yesus yang kita dapat temukan dalam Injil ialah adanya bagian-bagian yang mengejutkan pendengar/pembacaNya.

Yesus selalu membuat para pendengarNya berpikir, menebak-nebak, tetapi tiba-tiba mereka dikejutkan oleh sesuatu yang tidak biasa yang disampaikan Yesus.

Salah satu gaya yang digunakan Yesus untuk memberi efek kejut para pendengarNya adalah PARADOKS.

Paradoks secara sederhana dimengerti sebagai sesuatu yang bertentangan dari apa yang sudah dianggap umum.

Berikut paradok yang bisa kita temukan dalam ajaran Yesus:

* Biji sesawi yang PALING KECIL, kalau tumbuh malahan menjadi yang PALING BESAR di antara tanaman sayur sayuran.

* seseorang memiliki 100 domba, 1 hilang, ia malahan meninggalkan yang 99 untuk mencari 1 yang hilang.

* si ayah di perumpamaan anak hilang, tidak menghukum anaknya, tetapi malahan berlari memeluk anaknya, lalu bikin pesta.

* yang terdahulu menjadi yang kemudian, yang kemudian menjadi yang terakhir.

* yang terbesar akan menjadi yang terkecil, yang terkecil akan menjadi yang terbesar.

* si penghutang malahan menghapus seluruh hutang dari hamba yang berhutang, padahal cuma diminta sabar.

* para pengurus kebun anggur malahan membunuh anak dari si pemilik kebun anggur.

Dan masih banyak lagi kekagetan yang bisa kita temukan.

Yang bisa kita petik ketika kita berkotbah atau mengajar atau bercerita adalah memberi efek kejut, sesuatu yang tidak diduga sebelumnya.

Inilah yang membuat pengajaran kita selalu menarik. Seolah pendengar dibawa ke dimensi atau dunia lain yang belum pernah mereka pikirkan sebelumnya.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar