Hati yang Bisa Merasa
Ada saatnya kamu menangis untuk melepaskan perasaan yang menyesakkan atau menggelora di dada. Entah sedih atau terharu, entah senang atau kagum, entah rindu atau alasan yang tidak kamu ketahui.
Sebab, ‘Ada kesucian dalam tangisan! Sebuah tangisan bukan tanda kelemahan, tapi kekuatan. Air mata tangisan lebih banyak bicara dari pada ribuan kata-kata. Tangisan menjadi pesan atas penderitaan yang menekan, kesedihan yang mendalam dan cinta yang tak terkatakan.’ Washington Irving.
Menangis memang tidak menyelesaikan semua permasalahanmu tapi bisa memberi kekuatan dan semangat untuk menghadapi masalah hidup, untuk bangun lagi dari keterpurukan atau kesedihan dan menata hati. ‘Menangis bisa mengurangi kesedihanmu.’ Kata William Shakespeare.
Menangis juga tidak akan menodai gambaran dirimu. Apapun kata orang, itu bukan urusanmu untuk menilai atau menghakimi perasaanmu. Menangislah jika memang ingin menangis.
Menangis karena kamu merasa sakit atau disakiti, menangis karena merasa rindu, menangis karena lelah, menangis karena menyesal, menangis karena bahagia. Menangis karena...
Menangis adalah salah satu bentuk emosi yang mengalir dari rasa terdalam; dari rasa sakit, pedih, menyesal, terharu atau rasa bagahia, rindu, takjub.
Tangisan bukan pertanda lemah, tapi menunjukkan bahwa kamu punya hati yang bisa merasa.
P. Joseph Pati Mudaj, MSF
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar