Kamis, 08 November 2018

Jumat, 9 November 2018
KatKit (Katekese Sedikit) No. 166

Seri Liturgi
GAMBAR BESAR MISA
Bagian III

Syalom aleikhem.
Kita tak ragu bahwa Tuhan Allah masih berbicara kepada manusia, kita, zaman modern ini. Perkataan Allah disampaikan tak hanya ribuan tahun lampau, melainkan kini dan di sini, di tempat masing-masing merayakan Kurban Misa.

Tapi, kadang terasa bukan Allah yang bicara melainkan “orang biasa” (para pembaca). Hal yang kita perlukan adalah melihat segala yang terjadi dalam Kurban Misa dengan “mata kontemplasi”, itulah mata iman. Bukan apa yang terlihat jasmani itulah yang perlu kita lihat, melainkan juga apa yang rohani. Sebab, Kurban Misa selalu tindakan dalam dua dimensi: jasmani dan rohani serentak.

Secara rohani, Liturgi Sabda adalah “tiga cara” yang Allah gunakan untuk mengajar kita. Pertama, Bacaan-Bacaan sebelum Injil. Kedua, Bacaan Injil. Ketiga, homili.

Apa artinya masing-masing? Bacaan-Bacaan sebelum Injil terdiri atas tulisan para nabi dan para rasul (dan murid-murid mereka). Mereka itu orang-orang yang diilhami oleh Roh Allah untuk menuliskan wahyu ilahi. Inspirasi Roh Kudus turun atas mereka, lalu sampai kepada kita. Bacaan Injil memuat perkataan Kristus. Ini amat beda. Kristus adalah Sang Firman sendiri. Selanjutnya homili. Dalam homili, Allah mengajar kita melalui “perkataan Gereja-Nya”. Secara kelihatan, Gereja-Nya diwakili oleh si homilis. Itulah tiga cara yang digunakan Allah untuk mengajar kita sepanjang Kurban Misa.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu A.
Katekis Daring

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar