Kamis, 29 Nov 2018
Pekan Biasa XXXIII
Why. 18:1-2,21-23; 19:1-3,9a; Mzm. 100:2,3,4,5; Luk. 21:20-28.
"Bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat." - Luk 21,28
Injil adalah kabar gembira atau kabar baik. Namun, membaca/mendengarkan apa yang disabdakan Yesus hari ini, mungkin kita bertanya-tanya: di mana letak warta gembiranya? Apalagi, di sekitar kita - kendati mungkin kita tidak mengalaminya secara langsung - terjadi peperangan, ketidakadilan, penindasan, dan terorisme. Di mana kita bisa menemukan warta sukacita dalam suasana seperti itu? Sebagai orang beriman, sukacita kita terletak pada kehadiran Sang Penyelamat yang sudah dekat. Artinya, dalam kondisi apa pun, baik dalam suka maupun duka, baik dalam kemujuran maupun dalam derita, baik dalam keberhasilan maupun dalam kegagalan, baik saat sehat maupun sakit, Tuhan selalu dekat dengan kita. Ia tidak pernah jauh dari kita. Ia tidak pernah meninggalkan kita. Namun, apakah kita tidak pernah lupa mengangkat muka kepada-Nya untuk sungguh-sungguh menyadari dan merasakan bahwa Ia sungguh dekat dengan kita. Atau sebaliknya kita terlalu sibuk dengan diri kita sendiri: di saat suka, kita lupa bersyukur; dan di saat duka kita sibuk mengeluh dan menyalahkan sana-sini?
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar