Minggu, 11 November 2018

Kencan Dengan Tuhan
Senin, 12 November 2018

Bacaan: Amsal 27:17  "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya."

Renungan:
  Setiap orang memunyai dua arsip yang tersimpan di memorinya. Pertama adalah arsip yang berisi kisah kemenangan, sukacita dan kebahagiaan. Kedua adalah arsip yang berisi kisah penolakan, kegagalan, perkabungan atau hal-hal negatif lainnya. Arsip manakah yang sering kita buka? Kalau kita sering membuka arsip yang pertama, maka hidup kita akan diwarnai oleh kebahagiaan dan kedamaian, sebaliknya jika kita sering membuka arsip yang kedua maka hidup kita akan diwarnai oleh kepedihan dan kesedihan.
  Orang yang sering menyimpan luka-luka emosional biasanya hidup dalam lingkaran mengasihani diri sendiri. Ia senang menghidupkan kenangan-kenangan itu di pikirannya dan dikembangkan dengan khayalan-khayalan sehingga semakin lama semakin terasa sangat menyakitkan. Yang terbaik bagi kehidupan kita saat ini adalah mengisi waktu tanpa terpengaruh pada pengalaman menyakitkan masa lampau, karena luka-luka masa lalu sangat memengaruhi masa sekarang dan berpotensi merusak masa depan kita. Kita tidak dapat mengubah masa lalu, namun kita dapat memperbaikinya sekarang guna membangun masa depan yang cerah.
  Langkah apa yang harus kita ambil agar kita sembuh dari luka-luka itu? Pertama, terimalah semua pengalaman pahit itu sebagai suatu proses pendewasaan. Kedua, ampuni orang yang sudah menorehkan luka atau rasa sakit di dalam hidup kita. Ketiga, ketika kenangan luka masa lalu mencoba untuk mampir dam bermain-main di pikiran, tolaklah itu dengan cara melakukan kegiatan yang berguna. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, di dalam ketidakmengertianku atas semua rasa sakit ini, ajarilah aku untuk tetap percaya akan kasih dan pembentukanMu sehingga aku menjadi lebih dewasa. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar