Sabtu, 03 November 2018

Mutiara Iman

HUKUM KASIH
4 Nopember 2018

“Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan." (Mrk 12:33)

Lectio
Ul. 6:2-6; Mzm. 18:2-3a,3bc-4,47,51ab; Ibr. 7:23-28; Mrk. 12:28b-34.

Setelah mengantar anak-anak ke sekolah Tony berhenti di kapel untuk berdoa. Setelah itu ia sarapan pagi di warung. Ketika sedang menikmati nasi uduknya, datang seorang lelaki berkata :
”Pak beri saya makan, saya lapar.”
Namun penjualnya berkata :
”Mas, sudah hampir seminggu kemarin makan lalu pergi tanpa bayar. Sekarang malah minta makan! Mbok ya kerja Mas!”
Mendengar itu, Tony berkata :
”Tidak apa Mas, tolong berikan dia makanan seperti saya, nanti saya yang bayar.”
Lalu mengobrolah Tony dan pemuda itu dan kemudian mereka berjabat tangan.
Ketika akan membayar, penjual itu bertanya :
”Mengapa Mas berjabat tangan tadi?”
Jawab Tony :
”Oh, tadi dia cerita kalau sebenarnya sudah bekerja, namun uangnya habis untuk berobat bagi isterinya yang sakit. Sekarang dia sedang menganggur. Makanya saya menawarkan dia pekerjaan sebagai supir mengantar anak-anak sekolah.”
Mendegar itu, penjual berkata :
”Wah Mas baik sekali hatinya. Sudah berdoa di Kapel, juga bisa berbelarasa kepada sesama.”

MENGASIHI Tuhan dan sesama adalah ciri pengikut Kristus.

Oratio
Ya Tuhan, aku mengasihi-Mu selalu. Amin

Missio
Marilah kita mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, pikiran dan jiwa kita dan mengasihi sesama seperti diri sendiri.
Have a Blessed Sunday.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar