Mutiara Iman
KITAB
23 Nopember 2018
“Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat dan memakannya. Rasanya manis seperti madu dalam mulutku, tetapi setelah kumakan terasa pahit dalam perut” (Why 10:10)
Lectio
Why 10:8-11; Mzm 119:14,24,72,103,111,131; Luk 19:45-48
Setiap melewati Restoran mewah di dekat kosnya, Herman selalu berkata pada dirinya :
”Nanti saya juga pasti bisa makan di tempat ini!”
Sejak saat itu Herman mengerjakan apapun yang bisa menghasilkan uang, termasuk mengirimkan narkoba ke pembeli.
Sampai suatu saat, karena terlalu banyak bawaannya, dia terselip suatu barang. Lalu malamnya dia membuka barang tersebut dan ternyata adalah sebuah Kitab Suci, lalu Herman membacanya :
”Perintah kedua sama pentingnya dengan yang pertama: Kasihilah sesama manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.” - MAT. 22:39
Tiba-tiba ada dua perasaan berkecamuk dalam dirinya, yang pertama dia merasa DAMAI karena kalimat yang memberi makna positif itu, namun kemudian dia MENANGIS SEDIH, karena menyadari hidupnya telah mencelakakan banyak orang.
Lalu Herman mengirimkan pesan kepada temannya :
”Gus, gua mau berhenti jadi pengirim barang. Gua telah melakukan perbuatan yang salah!”
Lalu Agus menjawab :
”Siapa yang memberitahukanmu?”
Jawab Herman :
”Kitab Suci.”
Kitab Suci menuntun kita pada KESELAMATAN.
Oratio
Ya Yesus, Sabda-Mu adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan. Amin
Missio
Marilah kita selalu membaca Kitab Suci yang menuntun kita pada Keselamatan.
Have a Blessed Friday.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar