Mutiara Iman
RENDAH HATI
5 Nopember 2018
“dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri” (Flp 2:3)
Lectio
Flp. 2:1-4; Mzm. 131:1,2,3; Luk. 14:12-14.
Sutikno hidup dengan sederhana bersama isteri dan ketiga anak-anaknya.
Menjelang hari liburan sekolah isterinya berkata:”Mas, nanti adikku dan keluarganya akan tinggal bersama kita. Memang sih agak berat bagi keluarga kita.” Tetapi Tikno menjawab:”Iya Mba, tidak apa nanti saya atur.”
Sejak saat itu Sutikno bekerja lembur dan bahkan ketika hari Sabtu dia masuk kerja. Di hari minggu setelah misa, anaknya yang pertama bertanya:”Ayah mengapa harus bekerja keras? Apakah karena Paman dan Bibi akan datang?” Tikno menjawab:”Iya, karena mereka tamu dan kita harus melayani mereka.”
Anaknya kemudian berkata:”Ayah sungguh baik hati, mau berpiikir bagi orang lain, padahal Ayah harus kerja lembur sampai Sabtu. Saya nanti kalau sudah besar akan memikirkan SESAMA terlebih dahulu dibandingkan dengan diri sendiri.” Mendengar itu, Tikno memeluk anaknya.
RENDAH HATI adalah sikap orang yang mengikuti Kristus, dengan mendahulukan kepentingan orang lain.
Oratio
Ya Tuhan berilah kami Roh Kerendahan Hati. Amin
Missio
Marilah kita hidup dengan memikirkam kepentingan sesama.
Have a Blessed Monday.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar