Rabu, 28 November 2018

*Pelita Hati Hari Ini:* (29.11.2018)

*Menengadahkan Hati kepada-Nya*

*_Bacaan Lukas 21:20-28_*
*DAN* akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat." (Luk.21:25-28)

Sahabat pelita hati,
Pelita sabda hari ini masih melanjutkan pewartaan Yesus tentang runtuhnya bait Allah Yerusalem dan tanda-tanda kedatangan Anak Manusia. Kedatangan-Nya digambarkan dengan tanda-tanda alam yang menakutkan. Namun yang terpenting adalah warta yang menyatakan, "Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."

Sahabat pelita hati,
Bangkit dan mengangkat muka berarti mengarahkan dan menengadahkan hati kepada Tuhan. Kita memandang wajah kasih-Nya yang selalu meneduhkan hati dan menyejukkan jiwa. Kita harus mendekatkan diri kepada-Nya karena Ia penjamin dan penyelamat kita. Tak boleh kita menjauh apalagi lari dari pada-Nya.

Sahabat terkasih,
Pewartaan Tuhan tentang runtuhnya bait Allah dan tanda-tanda alam dengan beragam penggambaran yang menakutkan mau menyatakan  bahwa kita tak boleh mengandalkan hidup pada bangunan duniawi yang fana dan sementara. Pada saatnya semua bangunan dan tatanan duniawi itu akan  berakhir dan musna. Memandang dan mengangkat muka kepada Tuhan berarti mengarahkan hati pada yang kekal dan abadi, yakni hidup dalam Tuhan. Yang menenteramkan hati bukan lagi kelimpahan duniawi tetapi jiwa tenang dan dan daminya hati. Jika kita sungguh hidup di dalam rangkulan kasih-Nya bukan lagi kefanaan duniawi yang menguasai hidup dan hati tetapi rasa damai dan ketenangan jiwa akan meraja. Semoga pelita sabda kita hari ini semakin meneguhkan kita untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.

_Di Timika ada Tembagapura,_
_ladang emas kekayaan Indonesia._
_Hidup damai dan sejahtera,_
_dambaan hati umat manusia._

_dari Papua dengan cinta,_
*Berkah Dalem**

*_Rm.Istoto_*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar