Renungan Katolik Bahasa Kasih
Kamis, 15 November 2018
Fil 7-20
Mzm 146:7,8-10
Luk 17:20-25
SAKSI-NYA
sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu. Luk 17:21
Bagi saya, Kerajaan Allah adalah situasi dimana kehadiran dan keberadaan Allah dapat kita rasakan. Situasi tersebut sebenarnya tidak jauh dari hidup kita setiap hari, dan bahkan kita ada di dalamnya. Tuhan bertahta dalam hati kita, hal ini diteguhkan oleh firman-Nya.
Untuk menjadi bait-Nya, kita harus senantiasa hidup dalam kekudusan. Hidup dalam kebenaran-Nya dan seturut perintah-Nya menjadi lambang kehadiran Tuhan Yang Maha Kudus. Orang lain akan dapat melihat dan merasakan kehadiran-Nya dalam diri kita.
Untuk senantiasa hidup dalam kekudusan di zaman sekarang ini menjadi tantangan tersendiri. Kompetisi dalam segala aspek kehidupan, kemudahan teknologi, serba instan dapat membuka peluang yang membuat kita terjatuh jika tidak waspada. Namun semua itu tak dapat dihindari, melainkan harus dihadapi dengan bijak.
Mari kita sadari bahwa diri kita adalah tempat bertahta bagi Tuhan, sehingga kita terus berupaya untuk hidup secara benar. Dan mari kita bersyukur atas hal tersebut dengan menyatakan-Nya melalui pertobatan dan penyembahan kita kepada-Nya setiap hari.
Jadilah saksi keberadaan kerajaan Allah bagi orang-orang di sekeliling kita. (In)
Apakah saya sudah hidup dalam kebenaran Tuhan?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar