Renungan Katolik Bahasa Kasih
Rabu, 07 November 2018
Flp 2:12-18
Mzm 27:1,4,13-14
Luk 14:25-33
DO IT ALL WITH LOVE
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan. Flp 2:14
Jengkel. Itulah kata yang sekilas menggambarkan perasaan saya siang ini.
Saya meminta pendapat seseorang terhadap suatu hal yang menurut saya penting, tapi ditanggapi dengan sinis. Tanggapannya membuat saya merasa menjadi pelampiasan amarahnya terhadap pekerjaan. Tak ada satu katapun yang saya ucapkan dinilai benar olehnya. Bahkan hal itu semakin membuat rasa marahnya semakin menjadi-jadi. Saya yang awalnya masih menanggapi dengan sabar, akhirnya jatuh dan mulai bersungut-sungut.
Sadar atau tidak, bersungut-sungut sering kita lakukan. Jika menerima atau menghadapi hal yang tidak sesuai dengan keinginan, dengan mudahnya kita bersungut-sungut. Apalagi jika kita merasa sudah berbuat baik tetapi mendapat balasan yang tidak seharusnya.
Bacaan Filipi hari ini menegur saya agar menyikapi segala sesuatu dengan penuh kasih. Sulit rasanya untuk tetap berbuat kasih mengingat respon lawan bicara kita yang tidak menyenangkan. Tetapi dalam keluhan saya, Tuhan tidak tinggal diam. Ia mengingatkan saya untuk segera bangkit dan tetap berbuat kasih meskipun sulit. Karena, dari sanalah dapat terlihat pancaran kasih-Nya menjadi nyata di tengah orang-orang yang sedang mengalami pergumulan sehingga tidak dapat melihat dan mengalami kasih Tuhan. Dengan tetap berbuat kasih, Ia menginginkan kita tidak bernoda dan tidak jatuh ke dalam dosa. (Cr)
Apakah saya cenderung bersungut-sungut atas hal-hal yang terjadi di luar keinginan saya?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar