Sabtu, 17 November 2018

#renungan

*MENYONGSONG KEHIDUPAN BARU*

Minggu 18 Nov 2018

_`Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat` (Mrk 13:28)_


Biasanya mereka yang tinggal di negara yang me-miliki empat musim, yaitu musim gugur, dingin, semi, dan panas, memerhatikan tanda-tanda per-ubahan musim. Misalnya, jika danau sudah tidak mem-beku lagi berarti beberapa minggu kemudian bunga-bunga mulai bermekaran. Inilah tanda harapan baru, se-mangat baru yang harus kita miliki dalam kehidupan.

Yesus menciptakan kita untuk hidup. `Akulah jalan dan kebenaran dan hidup� (Yoh 14:16). Dalam Yesus ti-dak ada kematian. Maka, �Hendaklah kita bertekun men-jalankan kesucian, agar kita akhirnya mencapai kesela-matan� (Homili Pengarang Gerejawi abad ke-2).

Tidak lama lagi tahun liturgi akan berakhir. Akhir dunia mungkin bukanlah sesuatu yang paling harus kita pikirkan, tetapi mungkin kita dapat lebih memaknai hidup kita dan memperjelas tujuannya. �Tuhan itu penuh sayang dan belas kasih, ia lebih menghendaki orang berdosa bertobat daripada mati,� kata Santo Hieronimus.

Marilah kita kembali kepada Tuhan, Sumber Pengharapan Sejati. Janganlah hidup dalam ketakutan dan kecemasan! Yesuslah pegangan hidup kita!

*_Sr. M. Sesilia L, P.Karm_*

Minggu 18 Nov 2018
Hari Minggu Biasa XXXIII
Dan 12:1-3; Mzm 16:5.8-11; Ibr 10:11-14.18 Mrk 13:24-32

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar