Rabu, 21 November 2018

SAAT DISAKITI
"Sedih itu emosi, menderita itu pilihan"

Bagaimana perasaan Anda ketika disakiti, dihianati, dibohongi, dijelek-jelekan, dijatuhkan atau difitnah? Pasti sakit, sedih, kecewa, marah.

Perasaan sedih, kecewa, sakit, marah itu manisiawi dan wajar. Sedih boleh tapi tak perlu jatuh pada penderitaan. Karena sedih, kecewa, marah itu emosi, tapi menderita itu pilihan.

Ada banyak orang yang larut dalam kesedihan. Membiarkan kesedihan, kemarahan dan dendam menggerogotinya sampai bertahun-tahun, sampai-sampai ia merasa hidup terasa berat, dan putus asa. Kesedihan yang dipelihara terus menerus adalah pilihan menderita. Ingat sedih itu emosi, tapi menderita itu pilihan.

Jangan jadi orang yang BAPER - bawa perasaan. Banyak orang jaman sekarang yang baper. Apa-apa bawa perasaan, tersinggung sedikit langsung di-unfollow, marah sedikit langsung di-delete, jengkel dan sakit hati sedikit langsung left atau block. Kalau seperti itu baperan banget. Yang capek kita sendiri, stress, hidup terasa berat. Hehe..hehe.. Jangan jadi baperan ya....

Ketika kita menjadi baperan semua itu akan membuat hidup Anda menderita sengsara. Tuhan mencipta kita bukan buat bersedih dan menderita. Tapi Tuhan mencipta kita untuk hidup bahagia dan bersukacita.

BAPER boleh, tapi BAPER yang bener. BAPER yang benar adalah bahan permenungan. Kalau Anda dihianati dan marah, kecewa dan sedih coba renungkan apa yang telah Anda lakukan hingga hal itu terjadi, kenapa kok membiarkan diri dihianati. Apa yang salah dan apa yang bisa Anda lakukan untuk move on.

Kalau Anda gagal, her, terpuruk, jatuh, coba renungkan mengapa, bagaimana dan apa yang bisa Anda lakukan tuk bangkit. Ingat "hidup yang tidak direfleksikan tak lagak tuk dihidupi". Belajarlah dari masa lalu, Maknailah dalam terang Tuhan pengalaman masa lalu, buatlah perencanaan matang belajar dari kegegalan masa lalu. Deo gratias. Rio scj.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar