Selasa, 06 November 2018

Tidak Semua Masalah Pribadi atau Antar Pribadi Dipublikasikan

Mungkin ada yang merasa puas dan bangga ketika unek-unek atau masalah pribadinya diluapkan di Facebook atau media sosial lain. Parahnya, ada juga orang yang sengaja menandai banyak teman sehingga seluruh dunia jadi tahu. Tapi apakah itu bisa menyelesaikan masalah?

Atau, kamu hanya ingin orang banyak mengetahui kerapuhan dan kelemahan dirimu dan karena itu mendapatkan simpati dan perhatian? Atau, kamu hanya sedang ingin mengajak orang lain bersekutu denganmu untuk membenci, menyalahkan atau menjelekkan orang yang bermasalah denganmu?

Ketika kamu mempubulikasikan masalah pribadimu atau antar pribadi dan diketahui banyak orang, bisa jadi itu menjadi boomerang dan perangkap bagi dirimu sendiri. Orang yang semula tidak tahu dan tidak berhak tahu, akhirnya tahu masalahmu dan ikut bermain di air keruh yang kamu alirkan.

Penyesalan itu selalu datang belakangan. Janganlah kamu hidup dalam bayang penyesalan di kemudian hari karena telah mempublikasikan hal yang seharusnya menjadi konsumsi pribadi atau antar pribadi.

Masalah pribadi dan unek-unek hati diselesaikan secara pribadi, tidak harus dipublikasikan. Jika merasa perlu, carilah orang yang berkompeten atau yang bisa dipercaya untuk membantu penyelesaiannya, tapi bukan dengan mengumumkannya ke seluruh dunia.
(P. Joseph Pati Mudaj MSF)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar