Jumat 7 Des 2018
Hari Biasa Pekan I Adven
Yes. 29:17-24; Mzm. 27:1,4,13-14; Mat. 9:27-31.
"Ya Tuhan, kami percaya."
Paolo Coelho, dalam salah satu novel spiritualnya, Sang Alchemist, mengatakan, "Ketika kita benar-benar menginginkan sesuatu, maka seluruh alam semesta akan bahu-membahu membantu kita untuk mewujudkan mimpi kita menjadi nyata”. Kata-kata ini diucapkan oleh Sang Alchemist sendiri, ketika dia muncul di hadapan Santiago rupa bentuk seorang Raja Tua. Pernyataan Sang Alchemist ini merupakan salah satu kekuatan dahsyat untuk membangkitkan kepercayaan diri sebagai kunci utama keberhasilan. Kalau kita bercita-cita untuk menjadi atau meraih atau memiliki sesuatu dan kita percaya penuh bahwa hal itu akan tercapai, maka kemungkinan besar cita-cita itu akan menjadi kenyataan. Nah, sebagai orang beriman, kita tidak hanya mempunyai kepercayaan diri. Lebih dari itu, kita mempunyai kepercayaan kepada Tuhan, yang tentunya lebih dahsyat kekuatannya untuk mewujudkan cita-cita dan kehendak baik kita. Yang membantu kita tidak hanya seluruh (kekuatan) alam semesta, tetapi Tuhan sendiri, Sang Pencipta dan Penguasa alam semesta. Maka bagi kita, tidak berlaku kepercayaan diri tanpa kepercayaan kepada Tuhan. Kita tidak pernah hanya mengandalkan diri sendiri lalu mengabaikan Tuhan. Tetapi justru karena kita percaya kepada Tuhan, maka kita menjadi percaya diri. Tanpa Tuhan, kita bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Dengan kepercayaan yang penuh kepada Tuhan, kita pun akan menerima rahmat demi rahmat sebagaimana dua orang buta yang disembuhkan oleh Yesus. Karena mengandalkan Tuhan, maka kita akan melihat bahwa apa yang kita harapkan, cita-citakan dan perjuangkan menjadi kenyataan.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar