Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 9 Desember 2018
Bacaan: Yesaya 43:1b "Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku."
Renungan:
Grant adalah anak ke 4 dari 5 bersaudara dalam keluarga yang takut akan Tuhan. Saat beranjak remaja ia memperlihatkan tingkah laku yang tak terkontrol. Ia bertumbuh menjadi anak pemberontak. Kenakalannya sering membuat orang tuanya pusing, apalagi ia harus berpindah-pindah sekolah. Pada akhirnya ia tidak menyelesaikan pendidikan nya di SMA. Ia menjadi pecandu narkoba, hidup penuh kenajisan dan diburu pihak berwajib. Saking kesalnya, ayahnya menjulukinya sebagai "buah busuk" dalam keluarga mereka. Namun keluarganya terus bergumul dalam doa dan puasa. Pada saat ayahnya meninggal dunia, Grant tak dapat menghadiri acara pemakaman ayahnya karena masih diintai pihak berwajib. Ia menangis menyesali segala perbuatannya. Namun Tuhan tidak pernah berdusta. Saat orang percaya terus berseru, maka Dia akan bertindak.
Pada saat yang tak terduga, Grant berkenalan dengan seorang wanita yang takut akan Tuhan dan mereka menikah. Istrinya merupakan jawaban doa dari keluarganya. Istrinya membawa Grant dekat dengan Tuhan. Setelah menikah kehidupan Grant mulai menunjukkan buah yang manis. Kuasa Tuhan sungguh bekerja. Grant bukan buah busuk karena Tuhan tidak pernah merancang seseorang menjadi buah busuk.
Siapapun anda, yang oleh dunia atau orang tua atau anak atau pasangan diberi label sebagai buah busuk, anak sial, anak haram atau tak punya masa depan, percayalah bahwa vonis itu sama sekali tidak benar. Sejak semula Tuhan merancangkan masa depan yang indah dan penuh harapan bagi anda. Percayalah bahwa jika anda mencari Tuhan dengan kesungguhan hati, maka Dia akan mengubah anda menjadi buah yang manis. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, aku patahkan semua kata-kata sial, kutuk, sumpah serapah dari siapapun juga yang pernah ditujukan kepadaku dan aku ganti semuanya dengan perkataan yang mendatangkan berkat bagi kehidupanku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar