Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 18 Desember 2018
Bacaan: Matius 7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi."
Renungan:
Seorang rabi Yahudi yang terkenal bernama Hilal pernah berkata, "Jangan menilai atau menghakimi orang lain sebelum engkau sendiri mengalami keadaan atau situasi orang tersebut." Kita lebih sering menilai orang lain kemudian menghakimi mereka daripada menilai diri sendiri dan mengubah kelemahan kita. Kita lebih cenderung menganggap diri sempurna dan orang lain yang salah. Kita tidak bisa memahami sepenuhnya situasi yang sedang dihadapi seseorang. Masa lalunya, orang tuanya, keadaan keuangan atau masalah hidup lainnya yang sedang ia hadapi. Karena itulah kita jangan mudah menghakimi.
Yesus mengatakan bahwa kita harus mengeluarkan dulu balok yang ada di mata kita barulah mengeluarkan selumbar di mata sesama. Hal ini berarti bahwa selama seseorang masih memiliki kelemahan, janganlah ia menghakimi sesamanya, karena semua orang tidak luput dari kesalahan. Tuhan sajalah yang sempurna dan Dialah yang layak menghakimi.
Marilah kita memohon kepada Tuhan agar kita diberi kerendahan hati sehingga tidak cepat menghakimi sesama kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, kuduskanlah pikiran dan perkataanku sehingga aku tidak mudah untuk menghakimi sesamaku. Berilah aku rahmat kerendahan hati agar aku bisa melihat setiap kelemahanku dan berusaha untuk memperbaikinya. Yesus yang manis, jadikanlah pikiranku seperti pikiranMu sendiri. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar