Rebo Pon, 19 Des 2018
*ZAKARIA YANG RAGU*
*BACAAN*
*Hakim-hakim* *13:2-7.24-25a* – “Kelahiran Simson diberitahukan oleh malaikat”
*Luk 1:5-25* – “Kelahiran Yohanes Pembaptis diberitahukan oleh Gabriel”
*RENUNGAN*
1. Di dalam tempat kudus, ketika Zakaria mendapat giliran membakar ukupan, seorang malaikat Tuhan menampakkan diri. Zakaria dipersiapkan untuk menerima pesan Tuhan, namun *ia ragu dan tidak percaya.* Walaupun ia “hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat” namun *ia tidak bisa menterjemahkan ketetapan Tuhan ke dalam iman yang hidup ketika ia menghadapi situasi yang krusial.* Kita semangat berdoa, tetapi *skeptis* ketika Allah minta sesuatu yang khusus dari kita.
2. Zakaria berpikir bahwa usianya akan menghalangi rencana Allah. *Ia meremehkan kekuatan dan kuasa Allah.* Dalam Kitab Suci, Tuhan memanggil orang-orang yang tidak mungkin: Musa yang gagap berbicara (Kel 4:10), Yeremia yang merasa terlalu muda (Yer 1:6), Petrus yang tidak berpendidikan (Kis 4:13), Saulus membenci orang-orang Kristen (Kis 9:1). Walau pun mereka merasa tidak mungkin menjadi nabi atau rasul, namun mereka *membiarkan Allah menggunakan mereka.* Kita pun seperti Zakaria. Bila Allah ingin memakai kita, *kita terlalu banyak alasan: terlalu sibuk, terlalu tua, terlalu muda, merasa tidak layak.* Kapan kita menyediakan diri untuk Tuhan?
3. Tuhan tetap jalan dengan rencana-Nya, walau pun Zakaria kurang beriman. Allah membangkitkan seorang bentara bagi kedatangan Putera-Nya, yaitu Yohanes Pembaptis. Dan Tuhan membuat Zakaria tidak bisa berbicara. Kita tidak perlu heran ketika Tuhan merancang hidup kita dengan cara yang luar biasa, bahkan ketika kita melawan Allah. *Siapkah kita dipakai Tuhan?* (MS)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar