Kamis, 06 Desember 2018

Renungan Katolik Bahasa Kasih
Jumat, 07 Desember 2018

St. Ambrosius - Uskup dan Pujangga Gereja

Yes 29:17-24
Mzm 27:1,4,13-14
Mat 9:27-31

MASYHURKAN NAMA-NYA

Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu. Mat 9:31

Kedua orang buta yang dijamah matanya oleh Yesus bisa melihat. Yesuspun berpesan agar mereka tidak mengatakan kepada orang lain tentang kejadian mereka. Namun kenyataannya, kedua orang buta ini tidak bisa menyembunyikan kegembiraan atas kesembuhan yang mereka alami. Mereka memasyhurkan Yesus ke seluruh daerah itu, sehingga semakin banyak orang tahu perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya.

Beberapa tahun lalu saya mengalami kesembuhan dalam suatu retret penyembuhan luka batin. Sakit yang saya alami bukan secara fisik, tetapi dalam batin. Luka batin yang saya alami membuat saya hidup dalam kepahitan. Saya bertumbuh menjadi pribadi yang tertutup, pemarah, dan sulit diatur. Ketika Tuhan menyembuhkan saya, ada rasa damai dan sukacita dalam hidup ini. Mulut saya tidak bisa ditahan untuk mewartakan Tuhan menyembuhkan saya, ada rasa damai dan sukacita dalam hidup ini. Mulut saya tidak bisa ditahan untuk mewartakan Tuhan itu baik. Setiap bertemu dengan teman atau kerabat, saya selalu mensharingkan pengalaman kesembuhan yang saya alami.

Banyak dari kita yang sudah mengalami kesembuhan, baik secara fisik maupun secara batin. Apakah kita sudah bersikap seperti kedua orang buta yang memasyhurkan nama Yesus sehingga semakin banyak orang yang tahu siapa Yesus. (Dn)

Bagaimana saya mewartakan kebaikan Tuhan?

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar