Selasa, 18 Desember 2018

#renungan

*PENGHARAPAN: SUMBER KEHIDUPAN*

Rabu 19 Des 2018

_`Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH` (Mzm71:5)_


Pemazmur menyadari benar bahwa Tuhanlah sumber pengharapan.

Tak seorang pun dapat hidup tanpa harapan, karena harapan adalah kehidupan jiwa.

Pengharapan kristiani adalah suatu keyakinan yang pasti terhadap janji-janji Allah, karena tahu bahwa Allah itu benar dan setia pada janji-Nya.

Pengharapan adalah kebajikan tertinggi dari manusia yang sedang berziarah menuju tanah air surgawi.

Kita melihat sikap Zakaria dan Elisabeth yang penuh pengharapan kepada Tuhan.

Mereka sudah sangat lanjut usia dan belum dikaruniai anak.

Namun, mereka tetap menaruh kepercayaan dan kepasrahan kepada kehendak Allah yang menyelenggarakan segalanya dalam kehidupan mereka.

Mereka tetap tekun berdoa, sampai doa dikabulkan (bdk. Luk 1:13).

Kepasrahan dan kepercayaan kepada Allah adalah sikap hidup yang sangat penting di zaman modern sekarang ini, karena begitu banyak orang yang mengalami keputusasaan.

Banyak manusia terikat oleh teknologi modern, sehingga tidak bisa lagi menengadah ke atas dan `memandang` perkara-perkara surgawi.

Segeralah mengambil sikap yang perlu untuk kembali kepada Allah, Sang Sumber Pengharapan.

Jangan biarkan Anda diliputi keputusasaan.

Carilah Tuhan melalui ketekunan dalam doa dan sabda-Nya.

Renungkan kasih dan janjijanji-Nya maka pengharapan semakin cerah bersinar dalam hati Anda.

*_Sr. Grace Maria, P.Karm_*

Rabu 19 Des 2018
Hari Biasa Khusus Adven
Hak 13:2-7.24-25; Mzm 71:3-6.16-17; Luk 1:5-25

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar