Sabtu, 22 Desember 2018

Sabtu, 22 Des 2018
Hari Biasa Khusus Adven
1Sam. 1:24-28; MT 1Sam. 2:1,4-5,6-7,8abcd; Luk. 1:46-56.

"Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku"

Hari ini, 22 Desember, kita memperingati Hari Ibu. Ternyata sudah yang ke-90. Saya tahu karena kemarin ikut upacara di KBRI Vatikan. Kiranya bukan sekedar kebetulan, kalau bacaan 2 hari ini berkisah tentang perjumpaan 2 orang ibu (yang sedang mengandung), Maria dan Elisabet. Menarik dan inspiratif juga kalau kita mendalami apa yang terjadi dalam perjumpaan mereka. Mereka dipenuhi oleh Roh Kudus. Dan karena Roh Kudus itulah, mereka mampu melihat yang baik dari setiap peristiwa. Kata-kata yang keluar dari mulut mereka adalah pujian, penghormatan, penghargaan, dan aneka ungkapan positif yang lain. Elisabet menyampaikan kata-kata pujian untuk Maria: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu". Maria kemudian juga melambungkan madah pujian kepada Allah. Semoga, perjumpaan Maria dan Elisabet ini menginspirasi dan menggerakkan kita untuk melakukan hal yang sama dalam setiap perjumpaan kita dengan siapa pun. Dengan demikian, perjumpaan kita tidak akan pernah berisi gosip, saling menghina dan merendahkan, saling curiga dan ingin tahu kejelekan orang lain. Ini semua adalah tanda kalau yang menguasai kita bukan Roh Kudus tetapi roh jahat. Sebab, kalau kita dipenuhi Roh Kudus, maka perjumpaan kita akan diwarnai pujian, penghormatan, penghargaan, dan aneka ungkapan positif yang lain.
--
Selamat Hari Ibu,
Terimakasih kepada semua ibu atas segala kasih dan pengorbanannya untuk keluarga, Gereja, masyarakat.

Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar