Jumat, 1 Feb 2019
Pekan Biasa II
Ibr. 10:32-39; Mzm. 37:3-4,5-6,23-24,39-40; Mrk. 4:26-34.
"Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka" - Mrk 4,33
Seringkali, kira merasa kesulitan untuk memahami sabda Tuhan. Akibatnya, sebagian besar dari kita merasa enggan ketika diminta berbicara atau sharing tentang Kitab Suci. Pertemuan atau pendalaman Kitab Suci pun, kemudian menjadi sepi peminat dibandingkan rosario, misalnya. Sebenarnya tidak perlu demikian. Mengapa? Pertama, kalau kita mau bertanya kepada Tuhan, Ia berkenan kok memberikan penjelasan kepada kita tentang apa yang dimaksudkan dengan sabda-Nya itu. Sebab, meskipun Ia mengajar banyak orang dengan perumpaan, dan "tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka" (Mrk 4,34), namun kepada "pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid yang menanyakan tentang perumpamaan itu" (Mrk 4,10), Ia berkenan "menguraikan segala sesuatu secara tersendiri" (Mrk 4,34). Tentu, Ia menjelaskan makna sabda tersebut sesuati dengan pengertian dan situasi diri kita. Tuhan memberi pencerahan kepada kita mengenai makna sabda-Nya bagi kita, bagi saya. Jadi, tidak perlu membayangkan tafsir yang kompeks tetapi pengertian sederhana yang mengena dalam hidup dan pengalaman kita. Yang penting, kita mau meluangkan waktu untuk membaca, merenungkan, dan bertanya kepada-Nya tentang apa makna Sabda yang dikatakan-Nya. Kedua, Tuhan sendiri berkarya dan memberi pertumbuhan atas benih sabda yang Ia taburkan dalam diri kita, juga dengan cara yang seringkali tidak kita sadari/ketahui, seperti halnya perumpamaan yang disampaikan dalam Injil ini. Ketiga, sebagaimana tubuh kita bertumbuh dengan memakan makanan kita sehari-hari, dan pertumbuhan itu tidak selalu kita sadari: tahu-tahu tambah tinggi, gemuk, kuat, sehat, dll, demikian pula pengertian rohani kita juga akan semakin bertambah dengan semakin kita bertekun memakan santapan sabda-Nya.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar