Kamis, 03 Januari 2019

Jumat, 4 Jan 2019
Masa Natal
1Yoh. 3:7-10; Mzm. 98:1,7-8,9; Yoh. 1:35-42 

Bacaan Injil hari ini dipenuhi dengan kata yang ada kaintannya dengan melihat, Pertama, Yohanes *melihat* Yesus lewat dan ia berkata kepada kedua muridnya: " *Lihatlah* Anak domba Allah!" (ay.36). Kemudian, ketika kedua murid Yohanes itu mengikuti-Nya, Yesus menoleh ke belakang dan Ia *melihat* bahwa mereka mengikut Dia (ay.38). Mereka pun bercakap-cakap singkat. Kedua murid itu menanyakan di mana Yesus tinggal dan Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan *melihatnya*." Merekapun datang dan *melihat* di mana Ia tinggal (ay.39). Lalu, ketika Andreas, salah satu dari kedua murid tersebut, mengajak Petrus untuk datang juga kepada Yesus, Yesus *memandang* Simon dan berkata: "Engkau Simon ..." (ay.42). Dari 8 ayat kutipan Injil hari ini, terdapat 6 kata yang berkaitan dengan melihat atau memandang. Tindakan melihat/memandang itu datang dari kedua belah pihak, yakni dari pihak Yohanes Pembaptis dan dua muridnya yang kemudian menjadi murid-murid pertama Yesus (Andreas dan ...), dan dari pihak Yesus. Dua murid pertama melihat Yesus lewat, lalu mengikuti, dan akhirnya melihat di mana Ia tinggal. Yesus melihat bahwa kedua orang itu mengukuti-Nya dan memandang Simon yang kemudian juga datang kepada Yesus. Demikianlah kita bisa menyimpulkan bahwa proses menjadi murid Yesus terjadi dengan proses saling melihat. Tuhan selalu melihat kita, itu pasti. Namun, apakah kita juga mampu melihat-Nya dan mau tinggal bersama-Nya seperti Andreas dan temannya? Oh iya, dalam Injil ini, siapa nama teman Andreas tidak disebutkan. Inilah trik penginjil (Yohanes) untuk memberi kesempatan kepada kita menjadi temannya Andreas. Maukah kita juga melihat Yesus, mengikuti-Nya, dan melihat di mana Ia tinggal, serta tinggal bersama-Nya?
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar