*Kamis, 31 Januari 2019, Hari Biasa, Pekan Biasa III*
*PW S. Yohanes Bosko, Imam*
*Bacaan Injil: 4:21-25*
"Orang memasang pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.
*Refleksi* :
Sebagai murid-muridNya, kita dipanggil untuk menjadi pelita bagi yang lain. Ada beberapa persyaratan untuk hal ini:
*Pertama* , pelita harus dinyalakan. Jika pelita itu adalah kita, maka apinya adalah Roh Kudus. Sementara minyaknya, secara singkat berarti
menandakan kesukaan (Yesaya 61:3), dan sebaliknya menandakan duka atau kelainan (Yoel 1:10). Demikian pula minyak dipakai sebagai gambaran penghiburan, makanan rohani, atau kemakmuran (Ulangan 33:24; Ayub 29:6; Mazmur 45:7).
*Kedua* , pelita harus letakkan di atas kaki dian dan di tempat yang tinggi supaya cahayanya dapat menerangi seluruh ruangan. Gagasan dasarnya: kemuridan kita menjadi utuh hanya jika kita menjadi saksi bagi sesama baik melalui perkataan maupun perbuatan.
*Ketiga* , pelita yang bernyala itu bukan hanya menampakkan hal-hal riil di dunia, tetapi juga menyingkapkan sesuatu yang misterius berasal dari Tuhan. Pelita yang bernyala menyingkapkan kebaikan, kebenaran serta keindahan. Tetapi juga membantu Kita membedakan hal-hal baik dan buruk dalam satu ruangan yang kita sebut: Dunia.
*Pesan* : Tak dapat dipungkiri, ada segelintir orang mendapat berkah Api (Roh Kudus) dan minyak yang mengisi pelita mereka, tetapi mereka hanya menyalakannya untuk menerangi kelompoknya atau untuk dirinya sendiri. Inilah ego-spiritual itu: menerima berkat tetapi tak mampu berbagi.
Semoga, kita adalah sebagian orang lainnya yang menjadi Pelita bernyala di kaki dian, yang memancarkan cahaya walaupun harus berjibaku menahan gempuran angin dan badai kehidupan. Hanya dengan mentalitas rohani ini, kita dapat menunjukkan kebenaran dan kebaikan Tuhan sekaligus membantu orang melihat dan mengenal hal apa saja saja yang berasal dari Tuhan dan dari iblis. Semoga.
*Selamat pagi dan Tuhan memberkati.*
P Abdul Ocd
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar