Kamis, 17 Januari 2019

Kencan Dengan Tuhan
Jumat, 18 Januari 2019

Bacaan: Amsal 28:27 "Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki."

Renungan:
  Suatu kali sebelum lebaran, saya bersama beberapa murid berbagi paket sembako untuk para tukang sapu jalanan dan pemulung tua.  Saat itu ada seorang kakek pemulung yang duduk di pinggir jalan di samping gerobaknya. Ketika sang kakek menerima paket sembako tersebut, wajahnya gembira sekali. Saat murid saya mengucapkan, "Tuhan memberkati, kek, " kakek itu telihat menangis dengan air mata tergenang di pelupuk matanya.
  Mereka adalah obyek kasih yang membutuhkan sedikit uluran tangan dari kita. Dalam pelayanannya di dunia, Yesus sering diperhadapkan pada obyek kasih yang harus ditolongnya. Ketika Yesus masuk kota Yeriko, ada orang buta duduk di pinggir jalan yang berteriak padaNya, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Saat Tuhan Yesus mendengar seruan orang buta itu, Ia segera menghampirinya lalu menjamah orang buta itu dengan belas kasihNya. Seketika itu juga orang buta tersebut dapat melihat kembali. Yesus memberikan pertolongan sesuai kebutuhan mereka.
  Di sekitar kita banyak obyek kasih yang membutuhkan uluran tangan kita. Mungkin mereka adalah tetangga kita yang membutuhkan beras untuk makan, mungkin itu adalah teman sekolah kita yang mengalami kesulitan untuk membayar uang sekolah, mungkin itu adalah anak kita yang membutuhkan sedikit perhatian karena sebagai orang tua kita terlalu sibuk bekerja sehingga jarang di rumah. Mungkin itu orang tua kita yang tinggal berbeda dengan kita dan jarang kita kunjungi. Mengapa kita menutup mata dan seolah-olah tidak melihat kebutuhan mereka? Memang sebagian obyek kasih adalah bukan keluarga, sahabat atau teman seiman kita, tetapi Yesus tidak pernah mengajarkan kepada kita untuk pilih kasih dalam berbagi kasih. Ingatlah, Tuhan menempatkan mereka di tengah-tengah kita untuk menguji kita apakah ada kasih di dalam hati kita? Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, pakailah kehadiranku menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar