Selasa, 22 Januari 2019

Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 23 Januari 2019

Bacaan: Lukas 15:21
Kata anak itu kepadanya: "Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa."

Renungan:
  Tidak seorangpun luput atau kebal terhadap kesalahan. Sehebat apapun seseorang, pastilah pernah melakukan kesalahan, akan tetapi tidak semua orang mau mengakui kesalahan. Mengakui kesalahan bukanlah hal yang mudah dilakukan karena memerlukan keterbukaan dan kerendahan hati.
  Bacaan di atas menceritakan tentang si bungsu yang melakukan kesalahan besar dalam hidupnya. Ia meminta harta warisan dari ayahnya, padahal ayahnya masih hidup. Kemudian ia menghambur-hamburkan hartanya tersebut dengan hidup berfoya-foya sampai akhirnya melarat dan terlunta-lunta. Karena penderitaannya, si anak segera menyadari kesalahannya dan merasakan penyesalannya. Hal pertama yang mendorong si bungsu ini untuk pulang ke rumah adalah ia teringat bahwa kasih bapanya lebih besar daripada kesalahannya.
  Prinsip ini sangat penting: Kasih Tuhan selalu lebih besar dari segala kesalahan kita. Namun ini bukanlah alasan melakukan dosa, melainkan pengharapan bahwa Tuhan tidak pernah menolak siapapun yang datang kepadaNya betapapun besarnya kesalahan kita. Marilah kita menyadari bahwa begitu banyak kesalahan kita yang mendukakan hati Tuhan dan sesama. Bukalah hati kita untuk mau datang kepada Yesus agar hubungan kita dapat dipulihkan lagi. Tuhan memberkati

Doa:
Yesus, pulihkan kembali diriku dari kuasa dosa dengan kuasa RohMu agar aku dimurnikan dan dapat layak disebut sebagai anakMu. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar