Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 12 Januari 2019
Bacaan: Yesaya 43:18-19 Firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? ..."
Renungan:
Bill Gates pernah mengungkapkan penyesalan terbesar di dalam hidupnya, yakni ketidakmampuannya dalam berbahasa asing di luar bahasa Inggris ketika salah seorang bertanya kepadanya, "Apakah ada sesuatu di dalam hidup anda yang telah anda sesali karena anda telah melakukannya atau tidak melakukannya?" Gates berkata, "Saya merasa bodoh karena saya tidak tahu bahasa asing. Saya mengambil kelas bahasa latin dan Yunani di sekolah dan mendapat nilai A, dan saya merasa itu membantu kosakata saya. Tetapi saya berharap bisa berbahasa Perancis atau Arab atau Mandarin. Saya masih berharap bisa mendapat waktu untuk mempelajari salah satunya, mungkin Perancis, karena itu yang paling mudah."
Apa penyesalan terbesar kita di dalam hidup ini? Sebenarnya penyesalan bukanlah hal yang buruk. Yang terpenting adalah kita bisa mengambil hikmahnya, sehingga kita lebih bijak lagi ke depan dan tidak mengulangi lagi kesalahan di masa lalu. Sekadar menyesali kesalahan masa lalu adalah hal yang wajar dan manusiawi, tetapi terbelenggu oleh kesalahan masa lalu atau larut dalam penyesalan adalah sebuah kebodohan.
Jika saat ini kita sedang menyesali sesuatu hal yang telah terjadi, yang kita anggap tidak perlu kita lakukan atau yang seharusnya kita lakukan, mari lupakan! Sebaliknya jadikanlah itu sebagai bahan pembelajaran. Ambillah tekad untuk membuka lembaran baru di dalam hidup kita dengan mengarahkan diri pada masa depan yang lebih baik. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, bukalah hatiku agar aku tidak menyesali masa lalu yang pernah membuat aku kecewa. Kini arahkan pandanganku ke masa depan dan yakinkan aku bahwa masa depanku indah bersamaMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar