Mutiara Iman
ANAK-KU
13 Januari 2019
“Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan” (Luk 3:22)
Lectio
Yes 42:1-4,6-7; Mzm. 29:1a,2,3ac-4,3b,9b-10; Kis. 10:34-38; Luk. 3:15-16,21-22.
Suatu pagi Edward dan isterinya berkunjung ke rumah Ayahnya dengan membawa bayi mereka. Melihat cucunya datang, Paulus pun begitu senang. Ketika sedang menggendong cucunya, Paul berdoa dan lalu bertanya :
”Ed, kapan Simon akan dibaptis?”
Mendengar pertanyaan sang Ayah, Edward dan isterinya saling berpandangan dan menjawab :
”Kami berencana untuk menunggu sampai Simon dewasa pah, biar dia yang memilih agama yang akan dianutnya.”
Mendengar itu, dengan wajah memerah Paulus berkata :
”Edward dan Santi, ini bukan masalah agama apa, namun bayi kalian harus dibaptis agar ia menjadi anak Allah dan dosa asalnya diampuni. Biarlah karunia Tuhan yang menyertai kehidupannya dan kalian ajarkan iman seperti yang Ayah ajarkan padamu Edward. Tidakkah Allah begitu mengasihimu selama hidupmu? Kamu seharusnya menjadi saksi atas segala pengalaman hidupmu bersama Tuhan Edward.”
Edward lalu berkata :
”Iya Pah.. betul sekali. Saya akan segera mengatur pembaptisan Simon.”
Setiap orang yang dibaptis akan menjadi anak Allah.
Oratio
Ya Bapa, terima kasih karena kami telah menjadi anak-Mu. Amin
Missio
Marilah kita hidup sebagai anak-anak Allah sehingga hidup kita berkenan pada-Nya.
Have a Blessed Sunday.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar