Senin, 21 Januari 2019

Renungan Katolik Bahasa Kasih
Selasa, 22 Januari 2019

Ibr 6:10-20
Mzm 111:1-2,4-5,9-10
Mrk 2:23-28

PERHENTIAN UNTUK BERJUMPA

_Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat. Jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.  -- Mrk 2:27-28_

Hari Sabat ada agar manusia memiliki waktu untuk merasakan keberadaan Tuhan dan memuliakan-Nya. Refleksi saya pribadi atas kata "Sabat", bukan hanya bicara mengenai hari ketujuh dimana kita harus pergi ke gereja untuk beribadah. Sabat bagi saya adalah saat dimana saya harus berhenti dari segala aktivitas dan menggunakan waktu tersebut untuk datang kepada Allah yang sudah mencukupkan semua yang saya butuhkan.

Dalam perhentian itulah saya dapat merenungkan dan menikmati betapa besar kasih Allah yang saya terima setiap waktu, sehingga sayapun dapat bersyukur kepada-Nya dan menyembah-Nya.

Saya ingin mengajak kita semua untuk tidak menghabiskan waktu dengan kesibukan mengejar hal-hal duniawi, apapun bentuknya. Marilah kita terus menghadirkan dan menghidupkan Tuhan dalam peziarahan kita di dunia ini, agar kita dapat selalu melihat apa yang sebenarnya Allah inginkan. Marilah mempersiapkan kedatangan-Nya untuk yang kedua kalinya secara pribadi bagi diri kita masing-masing. (In)

Bapa di surga, mampukanku untuk dapat memaknai hidupku adalah milik-Mu, sehingga aku dapat mengikuti kehendak-Mu.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar