Jumat, 04 Januari 2019

Sabtu, 5 Jan 2019
Hari Biasa Masa Natal
1 Yoh 3,11-21; Yoh 1,43-51

"Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret." (Yoh 1,45) 

Injil hari ini, yang merupakan kelanjutan dari Injil kemarin, masih banyak berbicara tentang dinamika menjadi murid Yesus yang diwarnai dengan "melihat". Dimulai dari ajakan Filipus kepada Natanael untuk melihat Yesus, kemudian Yesus juga melihat Natanael (ay.47), namun sebenarnya Yesus justru telah melihat Natanael sebelum ia datang kepada-Nya (ay.48), dan diakhiri dengan janji Yesus kepadanya bahwa Natanael akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia (ay.50-51). Namun, di sini ada aspek lain dari kemuridan yang tidak kalah pentingnya dibanding "melihat", yakni "bertemu". Bahkan ini lebih penting. Orang bisa saja melihat tetapi tidak bertemu. Tapi kalau bertemu, pasti melihat. Lebih dari itu, orang yang bertemu pasti tidak sekedar saling melihat tetapi saling berinteraksi dan berkomunikasi. Kita lihat apa yang terjadi antara Yesus dengan para murid yang pertama ini. Pertama-tama, Yesus bertemu dengan Filipus - pasti Ia melihat juga - kemudian mengajaknya untuk mengikuti Dia (ay.43). Nah, terjadi komunikasi dan interaksi kan antara Yesus dan Filipus. Kemudian, Filipus bertemu dengan Natanael lalu terjadilah komunikasi di antara keduanya, dan akhirnya Filipus berhasil mengajak Natanel untuk bertemu dengan Yesus juga (ay.45-47). Selanjutnya, dikisahkan bagaimana Yesus, yang semula hanya melihat Natanael  di bawah pohon ara (ay.48), kini keduanya bertemu dan saling bercakap-cakap secara intensif (ay.47-51). Dengan membaca dan merenungkan Injil hari ini, marilah kita melangkah lebih maju dalam menghayati kemuridan kita: kita semakin tekun dan setia berjumpa dengan Yesus serta semakin intensif bercakap-cakap dengan-Nya.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar