Minggu, 20 Januari 2019

SELINGKUH
"Semua bisa bilang cinta, tapi tak semua orang bisa benar-benar setia". Merry

Selingkuh, satu kata yang bisa bikin sakit hati, dan belakangan ini jadi bahan pembicaraan banyak orang. Ada yang selingkuh diam-diam. Ada yang selingkuh dipublikasikan. Ada juga sih yang katanya selingkuh settingan. Saya yakin selingkuh bukan hanya terjadi dikalangan artis atau public figure atau orang tertentu saja. Saya yakin itu juga terjadi lingkungan kita. Mungkin Anda pernah mengalami atau mungkin pernah kenal orang yang pernah mengalami hal itu.

Awalnya bersatu atas nama cinta. Lalu ketika ada cinta yang lain menyapa hati ini jadi tergida, lalu selingkuh. Trus selingkuh itu salah siapa? Salah suaminya, salah istrinya, salah orang ketiganya?.

Ada baiknya kita tau alasan kenapa sih orang itu selingkuh. Biasanya ketika perempuan selingkuh; karena dia merasa kesepian dan butuh perhatian. Sebaliknya pria selingkuh karena dia merasa kurang dihargai dan dihormati.

Jadi sebelum menyalahkan siapa pun. Ada baiknya instrospeksi diri. Mungkin dia pergi ke lain hati karena kamu kurang peduli. Mungkin dia berpaling ke orang lain karena ada kebutuhan yang tidak terpenuhi.

So selingkuh salah siapa? yach salah dua duanya. Yang satu nggak bisa jaga diri, yang lain nggak bisa jaga suami atau istri. Cinta tak hanya berawal dari tatapan mata. Tapi juga komitmen bersama. Walau pasangan tak sempurna tapi ingat selingkuh bukan solusinya. Karena ketika Anda tidak setia sebenarnya Anda sedang mengundang orang lain yang juga tidak setia untuk mengisi hidupmu. Buat apa? nggak ada gunanya.

Tapi selingkuh salah siapa? Ada yang jauh lebih penting dari pertanyaan itu. Apakah setelah semuanya itu terjadi apakah masih mau tetap bersama? Kalau iya maka dua-duanya harus serius bersikap dewasa dan mencari solusi bersama. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan asal punya kemauan. Ah romo bisa bilang gitu. Ya mungkin ada benarnya. Tapi paling tidak yang tak tahu ini mungkin sedikit bisa meneguhkan.

Ingat selingkuh selingan indah bikin keluarga runtuh. Bukan hanya runtuh, rapuh, tapi hancur berantakan. Jadi jangan coba-coba deh apalagi iseng karena penasaran. Jaga komitmen dan hati. Godaan akan selalu ada tergantung kita menyikapi. Semua bisa bilang cinta tapi tak semua orang bisa benar-benar setia. Deo gratias. Rio scj.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar