Senin, 14 Januari 2019
KatKit (Katekese Sedikit) No. 188
Seri Alkitab
INJIL MARKUS 3:9-12
Syalom aleikhem.
Mrk. 3:9-10
Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. ** Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.
Viralnya kabar mengenai Tuhan Yesus membuat orang-orang dari segala penjuru mengikuti-Nya. Jumlah orang sangat banyak; pasti terjadi desak-mendesak dan sesak. Karena itu, Tuhan menyuruh para murid-Nya menyiapkan perahu. Karena kejadian berlangsung di tepi Danau Galilea, sarana transportasi yang paling mungkin adalah perahu. Tuhan meminta ada perahu supaya jika Beliau perlu pergi sewaktu-waktu, hal itu dapat dilakukan segera.
Mengapa orang-orang begitu terpukau kepada-Nya? Sebab, apa yang dilakukan-Nya sungguh dibutuhkan orang, yaitu kesembuhan. Hanya dengan menyentuh-Nya saja, orang-orang bisa sembuh. Hebatnya! Karena itu, semua berdesak-desakan dengan satu tujuan, yaitu menyentuh Tuhan Yesus supaya kesembuhan datang. Kalau demikian keadaannya, salah-salah Tuhan terhimpit oleh gelombang massa. Tentu saja mereka tak bermaksud menghimpit-Nya dengan sengaja. Tapi, siapa bisa mengatur arah gerak orang yang banyak sekali? Silakan membayangkan: ratusan bahkan ribuan orang ingin menyentuh satu orang yang sama. Betapa rempong dan kacau.
Mrk. 3:11
Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: “Engkaulah Anak Allah.”
Tak hanya penyakit yang “kalah” oleh Tuhan Yesus. Roh-roh jahat pun “kalah” oleh-Nya. Bahkan, hanya karena melihat-Nya, para roh jahat jatuh tersungkur. Ada daya kekuatan memancar dari Tuhan yang membuat roh-roh jahat bergelimpangan.
Mengapa roh jahat bisa jatuh? Maksudnya, bagaimana kita bisa lihat roh-roh jahat jatuh? Maksud ayat ini bukan berarti roh jahat bisa terlihat, tapi orang yang kemasukan roh jahatlah yang tersungkur. Jadi, bukan berarti orang banyak bisa melihat roh-roh, tapi mereka melihat orang-orang yang kerasukan setan tersungkur di depan Tuhan Yesus. Ketika orang yang kerasukan tersungkur, itu artinya roh jahat yang merasukinya sudah kalah oleh daya kekuatan lain, dalam hal ini: Tuhan Yesus.
Dikatakan “roh-roh”; jamak alias banyak. Kejadian tersungkurnya orang-orang kerasukan terus berulang dan berulang. Peristiwa terus terjadi pada orang yang berbeda-beda. Datang satu-dua orang kerasukan, lalu tersungkur. Datang yang lain-lainnya dan tersungkur pula. Begitu seterusnya. Sewaktu tersungkur di hadapan Tuhan, roh-roh jahat berteriak. Isi teriakan adalah pengakuan bahwa Tuhan Yesus adalah Anak Allah.
Mrk. 3:12
Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.
Ini tanggapan Tuhan atas teriakan roh-roh jahat. Beliau melarang roh-roh jahat memberitahukan siapa Dia sesungguhnya. Untuk tahu siapa Beliau, umat-Nya tak perlu mendengarkan perkataan roh jahat. Demikian kira-kira makna ayat ini.
Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Katekis Daring
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar