Kamis, 07 Februari 2019

Jumat, 8 Feb 2019
Pekan Biasa IV
Ibr 13:1-8; Mzm 27:1.3.5.8b-9abc; Mrk 6:14-29

"Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing" (Mrk 6,20)

Injil hari ini berkisah tentang kegalauan Herodes karena kehadiran Yesus. Dia mengira bahwa Yesus adalah Yohanes Pembaptis yang telah dibunuhnya. Herodes adalah seorang raja. Dia punya kuasa. Sebenarnya, dengan kuasa yang dimilikinya, dia bisa menegakkan kebenaran. Namun, yang dilakukan justru sebaliknya. Demi ambisi, kepentingan dan kehormatan pribadinya, ia mengorbankan kebenaran. Tidak hanya itu, ia mengorbankan keluarga Filipus dengan mengambil istrinya. Ia juga mengorbankan nyawa Yohanes Pembaptis yang mengkritiknya. Dengan kuasanya pula, sebenarnya Herodes bisa mengarahkan rakyatnya untuk menerima dan mengikuti Yesus. Namun, hal itu tidak dilakukannya. Meski punya kuasa, hatinya lemah dan lembek sehingga tidak mampu beriman. Ia tidak mampu memelihara kasih persaudaraan, tidak menghormati perkawinan, dan sangat mungkin pula menjadi hamba uang (bac I).
Sampai sekarang, masih banyak Herodes-Herodes di sekitar kita. Bisa jadi, kita pun juga mempunyai salah satu dari sikap Herodes tersebut. Oleh karena itu Marilah kita mohon kepada Tuhan supaya para Herodes itu sadar akan sikap dan tindakannya yang merugikan masyarakat, kemudian bertobat. Marilah kita gunakan kekuasaan apa pun yang dipercayakan kepada bukan sebagai sarana untuk memenuhi kepentingan dan ambisi pribadi, tetapi sebagai sarana untuk beriman kepada Tuhan dan mengasihi serta melayani sesama. 
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar