Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 3 Februari 2019
Bacaan: Mazmur 85:9 "Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?"
Renungan:
Dr. A. T. Pierson bertemu sahabatnya seorang pendeta yang terbaring sakit selama 6 bulan. Doktor itu berkata kepada temannya, "Kamu adalah orang yang sangat sibuk. Mungkin Allah ingin berbicara denganmu, tetapi kamu terlalu sibuk untuk mendengarkan Dia. Jadi Allah membuatmu terbaring di ranjang supaya kamu bisa mendengar suaraNya dan menerima pesanNya." Saat dia meninggalkan rumah sahabatnya itu, ulu hati Dr. Pierson terasa sakit. Diapun tertikam oleh kata-kata penghiburanya sendiri, karena dia sendiri adalah orang yang amat sibuk dan tidak punya waktu cukup banyak untuk mendengarkan Tuhan berbicara. Jadi dia memutuskan untuk melakukan apa yang dia khotbahkan.
Sejak saat itu ia selalu menyempatkan diri untuk bersaat teduh selama 1 jam di kamar belajarnya. Bukan untuk berbicara kepadaNya, melainkan untuk mendengarkan Tuhan berbicara padanya. "Saya ingin menyerahkan sepanjang hari saya ini ke dalam tangan Tuhan," katanya.
Apakah di tengah kesibukan kita, kita masih memberikan sedikit waktu kita untuk bersaat teduh dengan Tuhan. Seluruh aktivitas kita sepanjang hari ini membutuhkan berkat dari Tuhan. Oleh karena itu Dia selalu menunggu kita setiap pagi untuk berbicara dengan kita. Relakah kita memberikan sebagian waktu kita setiap pagi atau malam untuk mendengarkan Tuhan berbicara? Dia sungguh merindukan kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, saat ini berilah aku kemauan untuk duduk sebentar agar aku bisa bersaat teduh bersamaMu. Berkati seluruh tugasku sepanjang hari ini, sehingga dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar