Kamis, 28 Februari 2019

#renungan

*DATANG KEPADA YESUS*

Jumat 01 Mar 2019

_`Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat` (Mrk 10:2)_


Banyak orang datang mendengarkan Yesus. Orang- orang Farisi, yang terkenal ahli dan taat dalam Hukum Taurat dan adat istiadat nenek moyang Yahudi, juga datang kepada Yesus, walaupun ternyata mereka datang untuk mencari kesalahan-Nya, tidak untuk `belajar` dari-Nya.

Memang, ajaran Yesus tidak pernah bertentangan de- ngan Hukum Taurat, seperti dikatakan-Nya, `Janganlah ka- mu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan Hu- kum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya` (Mat 5:17). `Yesus tidak menghapus hukum, tetapi melengkapi- nya, dengan memberikan penjelasan definitif dari Al- lah` (KGK 581). Misalnya, `Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu` (Mat 5:43-44). Dengan otoritas ilahi-Nya, Ia mempersalahkan `adat istiadat manu- sia` (Mrk 7:8) yang mengabaikan perintah Allah (bdk. KGK 581; Mrk 7:13). Sabda-Nya, `Perintah Allah kamu abaikan un- tuk berpegang pada adat istiadat manusia` (Mrk 7:8; bdk. Mrk 7:9).

Tentu, bukan hal yang menyenangkan untuk diberitahu bahwa kebiasaan atau adat istiadat yang selama ini kita lakukan ternyata salah. Dengan sikap bagaimanakah kita `datang` kepada Yesus? Mendengar, tetapi bersikeras mem- pertahankan `adat` kita sendiri, ataukah kita rela mengubah diri?

*_Sr. M. Odillia, P.Karm_*

Jumat 01 Mar 2019
Sir 6:5-17; Mzm 119:12.16.18.27.34-35; Mrk 10:1-12

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar