Renungan Katolik Bahasa Kasih
Jumat, 08 Februari 2019
Ibr 13:1-8
Mzm 27:1,3,5,8-9
Mrk 5:14-29
SIAPAKAH TELADANKU?
_Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. -- Ibr 13:7-8_
Pemimpin umat Kristiani yang paling tinggi adalah Yesus Kristus, yang adalah Firman itu sendiri yang datang dari Allah dalam wujud manusia. Oleh karena itu, sudah selayaknya yang kita taati dan teladani adalah Yesus dan bukan yang lain.
Dalam hidup menggereja, ada kalanya kita menjumpai pemimpin yang masih bersikap tidak sepantasnya sebagai hamba Tuhan. Namun kita harus mengimani bahwa mereka memimpin sebagai utusan Allah, sekalipun di sisi lain sebagai manusia, mereka memiliki kekurangan. Baik yang disengaja ataupun tidak, terkadang perkataan tidak selaras dengan sikap dan tindakan. Hal itu dapat menjadi batu sandungan bagi orang-orang yang dipimpin, sehingga sering terjadi banyak yang mundur karena alasan tersebut.
Mari kita menyadari bahwa sepanjang standar yang dijadikan sebagai teladan adalah manusia, pasti kita akan menemukan kekurangan yang pada akhirnya membuat kecewa.
Dari hal itu, Allah memberikan satu-satunya teladan yang sangat sempurna bagi kita, yaitu Yesus Kristus yang 100% Allah dan juga manusia. Dengan demikian manusia dapat menjangkau Allah dengan pengertian sebagai manusia.
Mari berfokus menjadikan Yesus sebagai teladan dalam seluruh hidup kita, terlebih dalam pelayanan pewartaan yang kita ambil. (In)
Bagian karakter saya yang mana yang masih perlu diproses agar menyerupai Yesus?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar