Renungan Katolik Bahasa Kasih
Rabu, 27 Februari 2019
Sir 4:11-19
Mzm 119:165,168.171-172,174-175
Mrk 9:38-40
KEBIJAKSANAAN YANG DIUJI
Boleh jadi ia dituntun kebijaksanaan di jalan yang berbelok-belok dahulu, sehingga didatangi ketakutan dan getaran; boleh jadi kebijaksanaan menyiksa dia dengan siasat sampai dapat percaya padanya, dan mengujinya dengan segala aturannya. Sir 4:17
*Hidup memang sulit.*
Seorang teman mengeluh ketika mendapat Surat Peringatan dari CEO atas langkah kebijakan yang diambilnya. Padahal ia sudah mencoba melakukan yang terbaik, mengikuti aturan yang ada, namun hasilnya tidak sesuai seperti yang diharapkan.
Teman ini adalah sosok yang baik. Apabila akan mengerjakan sesuatu, selalu penuh dengan perencanaan yang matang dengan memperhatikan sampai hal-hal kecil. Kepemimpinan atas departemannya selalu tegas dan langkah-langkah yang diambilnya bertujuan untuk mencapai kesuksesan bersama, bukan hanya untuk dirinya atau kelompoknya saja.
Dengan masalah yang dihadapinya, ia menjadi ragu atas langkah kebijakan yang telah dibuatnya. Namun ketika ia telusuri kembali ke belakang, rasanya semua sudah benar dan mengarah kepada kebaikan bersama.
Dalam hidup kita, mungkin kita juga pernah berada di posisi seperti teman saya ini. Apa yang kita yakini sudah benar untuk dilakukan, ternyata masih bisa salah. Namun hendaknya kita tidak berkecil hati, sebab para nabi yang tertulis dalam Alkitabpun banyak mengalami pengujian atas kebijaksanaan-nya. Terkadang, walaupun semua yang kita lakukan sudah benar, tapi bisa jadi kita tetap harus melewati ujian-ujian kehidupan. (Md)
Sudah siapkah saya jika sewaktu-waktu kebijaksanaan saya diuji?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar