#renungan
*KRISTUS SUMBER KESELAMATAN*
Kamis 28 Feb 2019
_`Jangan mengandalkan kekayaanmu, dan jangan berkata: `Ini cukup bagiku.` (Sir 5:1)_
Ada sebuah keluarga yang sangat kaya. Hidup mereka bergelimang harta. Namun, doa hanya dijadikan sampingan bagi mereka. Akhirnya, keluarga ini menjadi tidak harmonis lagi, nyaris bercerai dan anak-anak terjerumus dalam pergaulan bebas. Di lain tempat, ada sebuah keluarga sederhana, yang mengalami kesulitan ekonomi, namun keluarga mereka harmonis. Mereka rajin berdoa, juga berdoa bersama dalam keluarga, sehingga mampu merasakan sukacita di tengah kesulitan yang harus mereka hadapi.
Mungkin, ada yang bertanya, `Jadi, apakah menjadi kaya itu salah?` Tentu tidak! Asalkan, kita menyadari bahwa semuanya itu berasal dari Tuhan, mempergunakannya demi kemuliaan Tuhan, dan``tentu saja``memperolehnya dengan cara-cara yang berkenan kepada Tuhan.
Dewasa ini, kita jumpai banyak orang yang `mendewadewakan` uang. Hidup untuk uang, bahkan nyawa pun bisa diganti dengan uang. Sungguh mengenaskan! Kitab Sirakh mengingatkan kita untuk tidak mengandalkan uang dan segala yang berasal dari dunia. Kristuslah Juruselamat kita. Dialah yang bisa menyelamatkan kita, bukan uang, bukan dunia. Seluruh alam semesta ciptaan-Nya, milik-Nya. Dia jauh lebih melampaui segalanya.
Kalau Kristus bukanlah sumber keselamatan, mengapa St. Fransiskus atau St. Clara meninggalkan kekayaan keluarga mereka lalu mengikuti Kristus? Mari kita renungkan `.
*_Sr. M. Ellen, P.Karm_*
Kamis 28 Feb 2019
Sir 5:1-8; Mzm 1:1-4.6; Mrk 9:41-50
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar