Sabtu, 16 Feb 2019
Pekan Biasa V
Kej. 3:9-24; Mzm. 90:2,3-4, 5-6,12-13; Mrk. 8:1-10.
Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."
Hati yang penuh belas kasih dan hati yang penuh syukur mampu menjadikan sesuatu yang sedikit menjadi banyak, bahkan berlipat ganda. Tidak hanya pas dan cukup tetapi malah sisa dan berkelimpahan. Itulah yang terjadi dalam kisah penggandaan 7 roti ini. Dengan hati yang tergerak oleh belas kasih kepada orang banyak, Yesus bertanya kepada para murid: "Berapa roti ada padamu?" Ini bukan sekedar pertanyaan "ingin tahu", tetapi pertanyaan yang menggugah dan mengundang. Dengan bertanya demikian, Yesus mengajak para murid untuk berani terbuka. Saya kira, jawaban dari para murid: "Tujuh", disampaikan dengan suara keras, tidak hanya bisik-bisik. Mungkin, di antara orang banyak yang mendengar ada yang senang karena punya harapan untuk mendapatkan bagian; tapi mungkin ada juga yang kecewa dan berpikir, "Wah, kok cuma 7. Mana cukup untuk sekian banyak orang". Namun, bagi Yesus, itu bukan masalah. Hati-Nya yang tergerak oleh belas kasih menjadikan roti yang jumlahnya hanya 7 itu menjadi berlipat ganda.
Sekarang, Yesus pun bertanya kepada kita. Tentu dengan berbagai macam variasinya. Mungkin Tuhan tidak bertanya tentang jumlah roti yang ada pada kita, tapi waktu, kepedulian, perhatian, materi/uang, dll. Misalnya, Ia bertanya: "Berapa waktu ada padamu, untuk-Ku, untuk anak-anakmu, untuk keluargamu, untuk kampungmu, untuk lingkunganmu, dll?" Jawaban yang diharapkan oleh Yesus bukan sekedar kita menyebutkan jumlah, tetapi juga menyerahkan jumlah sedikit yang kita miliki itu, sebagaimana para murid menyerahkan kepada-Nya 7 roti dan beberapa ikan yang mereka miliki. Kalau kita menyerahkan apa yang kita miliki kepada Yesus, Ia akan memberkati-Nya dan menjadikan persembahan kita yang sedikit sebagai berkat yang melimpah bagi banyak orang. Dengan cara demikian, kita akan semakin tumbuh dan berkembang dalam belas kasih sebagaimana Yesus sendiri hati-Nya selalu tergerak oleh belas kasihan.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar