Sabtu, 16 Pebr 2019
*KEMURAHAN-NYA TANPA BERKESUDAHAN*
*BACAAN*
*Kej 3:9-24* – “Tuhan Allah mengusir manusia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil”
*Mrk 8:1-10* – “Mereka makan sampai kenyang”
*RENUNGAN*
1. Yesus menunjukkan belaskasihan kepada orang banyak, bahkan terhadap kebutuhan yang mereka perlukan. Ia tahu bahwa mereka hanya mencari apa yang memuaskan sesaat, yaitu roti dan air. Hal yang demikian juga dicari oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah (Mat 6:32). Yesus tidak cemas akan makanan dan pakaian untuk diri-Nya sendiri, namun demikian Ia mencari untuk orang lain. Belas kasihan-Nya tidak berhenti dengan memberikan makanan. Bersamaan dengan roti dan air, Ia memberi mereka iman. “Manusia hidup bukan dari roti saja” (Luk 4:4).
2. ”Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Pertanyaan manusiawi, tetapi sebenarnya menunjukkan begitu tidak berimannya mereka terhadap Yesus. Mereka berpikir, kalau tidak mungkin dikerjakan, mengapa mesti mencoba? Betapa sering jalan pikiran ini mengekang kita untuk berbuat yang lebih besar bagi Tuhan dan mengharapkan hal-hal besar dari pada-Na. Betapa sering kita mudah menyerah, menggerutu, ngomel terhadap keadaan yang sulit, seolah-olah Tuhan itu bukanlah Sang Mahakuasa dan Mahakasih.
3. ”Mereka makan sampai kenyang … orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.” Yesus memberikan kepenuhan hidup kepada mereka yang mengikuti-Nya. Siapa pun yang hanya mencari dirinya sendiri dan harta duniawi akan merasa terancam kehilangan apa yang mereka peroleh. Tetapi siapa saja yang mencari Kristus dan rahmat-Nya, tidak pernah akan takut kehilangan harta kekayaan duniawi. Maka Yesus mengatakan, “siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil” (Luk 8:18).
(MS,berkat.id)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar