Minggu, 24 Februari 2019

Senin, 25 Feb 2019
Hari Biasa VII
Sir. 1:1-10; Mzm. 93:1ab,1c-2,5; Mrk. 9:14-29 

"Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa." (Mrk 9,29)

Kita tentu sering mengalami betapa tidak mudahnya melawan godaan atau mengusir setan yang setiap saat ingin menyeret kita pada perbuatan dosa. Sampai sekarang, masyarakat kita masih terus berjuang untuk mengusir roh-roh jahat yang terus-menerus merasuki banyak orang untuk melakukan kekerasan, penindasan, eksploitasi alam, intoleransi, korupsi, suap-menyuap, dan lain-lain. Kita mengalami betapa tidak mudahnya perjuangan tersebut. Tidak hanya kita, para murid Yesus pun juga mengalami kegagalan dalam mengusir roh yang merasuki seorang anak (Mrk 9,17-18). Namun, kita bersyukur karena ada Yesus yang dengan kuasa-Nya dapat dengan mudah mengusir roh jahat (Mrk 9,25-27). Selain itu, jawaban Yesus atas pertanyaan para murid dengan mengatakan “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan doa” (Mrk 9,29) meyakinkan kita bahwa doa merupakan kekuatan yang luar biasa untuk melawan godaan atau untuk mengusir roh jahat yang akan menggoda bahkan telah merasuki kita. Yesus sendiri mengatakan hal itu setelah Ia naik ke atas gunung untuk berdoa dan dimuliakan (Mrk 9,2-13). Ia sendiri tidak hanya mengajarkan tetapi juga menjadi teladan dalam berdoa.

Menyadari betapa pentingnya doa tersebut, Gereja terus-menerus mengajak kita semua untuk tidak jemu-jemunya berdoa bagi bangsa dan negara kita, terutama bagi para pemimpin agar segala upaya untuk menghentikan aneka bentuk kejahatan dapat berhasil dengan baik (bdk. PUMR 69). Lebih-lebih menjelang Pemilu 17 April yang akan datang, baik kiranya kalau kita semakin meningkatkan doa-doa kita untuk bangsa dan negara kita. Kita tahu bahwa banyak orang dirakusi roh jahat. Mereka tidak hanya melakukan kejahatan tetapi juga terus-menerus menyebarkan virus-virus kejahatannya dengan berbagai macam cara agar semakin banyak orang masuk dalam jerat mereka. Dalam situasi seperti ini, selain melakukan berbagai macam upaya logis-strategis untuk melawan kejahatan, saya tetap yakin bahwa doa tetap harus menjadi kekuatan kita. Dengan doa-doa kita, semoga bangsa dan negara kita dibebaskan dari orang-orang yang dikuasai roh jahat.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar