Jumat, 08 Februari 2019

Setu Kliwon, 9 Pebr 19
*ISTIRAHAT DALAM TUHAN*

*BACAAN*
*Ibr 13:15-17.20-21* – “Semoga Allah damai sejahtera melengkapi kamu dengan segala yang baik”
*Mrk 6:30-34* – “Tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala”

*RENUNGAN*
1. Yesus tahu bahwa murid-murid-Nya butuh istirahat sesudah melakukan karya misioner. Mereka perlu nge-cas energi baru, baik phisik, mental maupun spiritual. Hal ini merupakan kehendak Allah untuk istirahat dalam program harian kita. Yesus mengajak para rasul untuk istirahat ke tempat yang sunyi. Istirahat bukanlah kemalasan atau pemborosan, tetapi merupakan kesempatan untuk memperoleh tenaga dan semangat baru agar siap melakukan kehendak Allah.

2. Yesus mengajarkan bahwa melakukan kehendak Allah berarti juga selalu siap melayani orang lain. Alangkah indahnya bila satu keluarga bisa istirahat bersama tanpa diganggung hp. Yang ada hanyalah interaksi satu sama lain, saling mendengarkan dan memberi perhatian. Apakah hal ini bisa kita rancang dan kita laksanakan dalam keluarga kita?

3. Ada arti yang lebih dalam  untuk “istirahat” yaitu mengarahkan semua aktifitas untuk memuliakan Allah dan menyatakan ketergantungan kita pada-Nya. Saat yang tepat adalah hari Minggu, karena pada hari tersebut Allah menawarkan diri-Nya ketika kita mengikuti Misa. Misa merupakan inti hari Minggu. Sejauh mana kita telah memanfaatkan “istirahat” dalam Tuhan ini?
(MS,berkat.id)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar